Trisakti School of Multimedia (sebelumnya dikenal sebagai STMK Trisakti) memiliki rekam jejak panjang sebagai pelopor pendidikan tinggi di bidang grafika, komunikasi, dan multimedia di Indonesia.Perjalanan institusi ini dimulai pada tanggal 2 September 1985 dengan berdirinya Akademi Teknologi Grafika Trisakti (ATG Trisakti). Pendirian ini diprakarsai oleh Cosmos Sutiyono bersama Rektor Universitas Trisakti saat itu, Prof. Dr. Ir. P. Haryasudirdja, guna menjawab tingginya kebutuhan akan tenaga ahli bersertifikasi di industri grafika tanah air yang kala itu masih sangat terbatas.Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan pergeseran tren komunikasi media digital, institusi ini melakukan transformasi besar pada 10 Oktober 2008. Berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Nasional, ATG Trisakti resmi beralih bentuk menjadi Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti (STMK Trisakti). Perubahan status ini diikuti dengan ekspansi akademik melalui pembukaan program studi jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4), salah satunya program studi Desain Komunikasi Visual (DKV).Memasuki tahun 2018, institusi ini melakukan transformasi besar dengan pembaruan identitas (rebranding) menjadi Trisakti School of Multimedia (TMM) untuk menegaskan posisinya di kancah global. Langkah strategis ini memperluas konsentrasi studi ke arah media digital interaktif dan animasi, multimedia broadcasting, periklanan grafis, hingga teknologi dan desain kemasan. Hingga kini, Trisakti School of Multimedia berkomitmen terus mencetak talenta kreatif dan profesional yang siap memimpin industri media masa depan.